Home » , » Delapan Tugas Seorang Pemimpin

Delapan Tugas Seorang Pemimpin

Written By Unknown on Woensdag 25 September 2013 | 22:31



Pertama, pemimpin hendaknya sperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakanya dapat membawah kesejukan dan penuh kewibawaan. Tugas yang terkandung dalam kalimat di atas adalah seorang pemimpin hendaknya tidak boleh membiarkan hati sanubari dan kehidupan rakyat atau bawahannya menjadi gersang apa lagi sampai menjadi kering karena tidak pernah mendapatkan   mendapatkan gerimis hujan dalam kehidupanya. 

Kedua, pemimpin seharusnya memiliki sifat-sifat keberanian dalam menegakan keadilan berdasarkan hukum yang berlaku demi menganyomi masyarakatnya. Jadi jelas bahwa tugas seorang pemimpin Negara menegakan hukum secara adil atau sesuai dengan peraturan tertulis maupun tidak tertulis. Hukum ditegakan oleh siapapun yang bekewajiban menegakan hukum dan harus dikenakan terhadap semua orang yang melanggarnya tanpa pandang bulu.  

Ketiga, pemimpin seharusnya memiliki sifat-sifat seperti matahari yang mampu memberikan kehangatan dan kekuatan pada kehidupan yang penuh dinamika dan sebagai sumber energy. Makna dari kalimat tersebut adalah seorang pemimpin seharus berusaha memberikan atau menciptakan kondisi-kondisi yang positif kepada rakyat, sehinga menimbulkan rangsangan dan kegairahan untuk mengabdi kepada Negara hingga dapat menciptakan rasa persatuan dalam melestarikan persatuan bangsa dan Negara. 

Keempat, bulan adalah dapat dijadikan pedoman oleh para pemimpin yaitu mampu memberikan penerangan bagi rakyat yang berada di dalam kegelapan/kebodohan dan merahpikan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati seingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup nyaman. Dengan demikian pemimpin seharus mampu membuat bangsa dan Negara   merasa bahagia dengan penuh kedamaian. Prilaku dan tindakan hendaknya selalu lembut, berdasarkan kasih sayang, kebijaksanaan dan bermurah hati kepada rakyat. 

Kelima, pemimpin hendaknya ibarat angin senantiasa berada di tengah-tengah masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun kebawah untuk mengenal denyut kehidupan masyarakat yang di pimpinya. Disini ditekankan bahwa pemimpin memiliki tugas yang tak kala pentinganya yaitu mampu dalam hal pengawasan dan penyelidikan yang dilakukan dengan sopan dan tidak Nampak. 

Keenam, pemimpin hendaknya memilki sifat-sifat utama dari bumi yaitu teguh menjadi landasan berpijak dan memberi segala yang dimiliki untuk kesejaterahan rakyat. Dalam hal demikian memberikan gambaran bahwa tugas pemimpin hendaknya tidak mengejar kursi kekuasan dan harta saja namun pemimpin hendaknya mampu memberikan kesejaterahan bagi rakyatnya. Walaupun keadaan ekonomi  dalam negerinya tidak begitu menguntungkan tetap dapat menyuguhkan kepada rakyat suatu pemerintahan yang bersih dan berwiba. 

Ketujuh, pemimpin hendaknya bersifat seperti samudra yaitu memiliki wawasan yang luas mampu mengatasi setiap gejolak dengan baik penuh kearifan dan kebijaksanaan. Tugas yang tersirat dalam kalimat tersebut yaitu pemimpin harus mampu mngatasi persoalan-persoalan atau maslah-masalah dengan baik. Pengetahuan pemimpin yang begitu luas akan mampu memberikan perlindungan keamanan, menumbuhkan rasa tentaram dan aman di hati setiap masyarakat. Pelaku kejahatan hendaknya cepat di ikat sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Kedelapan, pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia seperti api yaitu mendorong masyarakat untuk berpartisifasi dalam pembangunan, tetapi teguh dan tegak dalam prinsip dan menindak/menghanguskan yang bersalah tanpa pilih kasih. Dalam hal tersebut pemimpin memiliki tugas untuk memberikan motivasi dangan penuh semangat dalam kepada rakyat dalam membangun keutuhan kesatuan bangsa, dengan penuh keberanian dan ketangguhan untuk menghadapi segala masalah yang mengancam kesejaterahan bangsa dan Negara.  
Share this article :

0 komentar:

Plaas 'n opmerking