Pertama, pemimpin hendaknya sperti hujan yaitu senantiasa
mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakanya dapat
membawah kesejukan dan penuh kewibawaan. Tugas yang terkandung dalam kalimat di
atas adalah seorang pemimpin hendaknya tidak boleh membiarkan hati sanubari dan
kehidupan rakyat atau bawahannya menjadi gersang apa lagi sampai menjadi kering
karena tidak pernah mendapatkan mendapatkan
gerimis hujan dalam kehidupanya.
Kedua, pemimpin seharusnya memiliki sifat-sifat keberanian
dalam menegakan keadilan berdasarkan hukum yang berlaku demi menganyomi
masyarakatnya. Jadi jelas bahwa tugas seorang pemimpin Negara menegakan hukum
secara adil atau sesuai dengan peraturan tertulis maupun tidak tertulis. Hukum
ditegakan oleh siapapun yang bekewajiban menegakan hukum dan harus dikenakan
terhadap semua orang yang melanggarnya tanpa pandang bulu.
Ketiga, pemimpin seharusnya memiliki sifat-sifat seperti
matahari yang mampu memberikan kehangatan dan kekuatan pada kehidupan yang
penuh dinamika dan sebagai sumber energy. Makna dari kalimat tersebut adalah
seorang pemimpin seharus berusaha memberikan atau menciptakan kondisi-kondisi
yang positif kepada rakyat, sehinga menimbulkan rangsangan dan kegairahan untuk
mengabdi kepada Negara hingga dapat menciptakan rasa persatuan dalam
melestarikan persatuan bangsa dan Negara.
Keempat, bulan adalah dapat dijadikan pedoman oleh para
pemimpin yaitu mampu memberikan penerangan bagi rakyat yang berada di dalam
kegelapan/kebodohan dan merahpikan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati
seingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup nyaman. Dengan demikian pemimpin
seharus mampu membuat bangsa dan Negara
merasa bahagia dengan penuh kedamaian. Prilaku dan tindakan hendaknya
selalu lembut, berdasarkan kasih sayang, kebijaksanaan dan bermurah hati kepada
rakyat.
Kelima, pemimpin hendaknya ibarat angin senantiasa berada di
tengah-tengah masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun kebawah untuk
mengenal denyut kehidupan masyarakat yang di pimpinya. Disini ditekankan bahwa
pemimpin memiliki tugas yang tak kala pentinganya yaitu mampu dalam hal
pengawasan dan penyelidikan yang dilakukan dengan sopan dan tidak Nampak.
Keenam, pemimpin hendaknya memilki sifat-sifat utama dari
bumi yaitu teguh menjadi landasan berpijak dan memberi segala yang dimiliki
untuk kesejaterahan rakyat. Dalam hal demikian memberikan gambaran bahwa tugas
pemimpin hendaknya tidak mengejar kursi kekuasan dan harta saja namun pemimpin
hendaknya mampu memberikan kesejaterahan bagi rakyatnya. Walaupun keadaan
ekonomi dalam negerinya tidak begitu
menguntungkan tetap dapat menyuguhkan kepada rakyat suatu pemerintahan yang
bersih dan berwiba.
Ketujuh, pemimpin hendaknya bersifat seperti samudra yaitu
memiliki wawasan yang luas mampu mengatasi setiap gejolak dengan baik penuh
kearifan dan kebijaksanaan. Tugas yang tersirat dalam kalimat tersebut yaitu
pemimpin harus mampu mngatasi persoalan-persoalan atau maslah-masalah dengan
baik. Pengetahuan pemimpin yang begitu luas akan mampu memberikan perlindungan
keamanan, menumbuhkan rasa tentaram dan aman di hati setiap masyarakat. Pelaku
kejahatan hendaknya cepat di ikat sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kedelapan, pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia seperti
api yaitu mendorong masyarakat untuk berpartisifasi dalam pembangunan, tetapi
teguh dan tegak dalam prinsip dan menindak/menghanguskan yang bersalah tanpa
pilih kasih. Dalam hal tersebut pemimpin memiliki tugas untuk memberikan motivasi
dangan penuh semangat dalam kepada rakyat dalam membangun keutuhan kesatuan
bangsa, dengan penuh keberanian dan ketangguhan untuk menghadapi segala masalah
yang mengancam kesejaterahan bangsa dan Negara.
0 komentar:
Plaas 'n opmerking