Home » , » Pendidikan Sebagai Ujung Tombak Kemajuan Bangsa

Pendidikan Sebagai Ujung Tombak Kemajuan Bangsa

Written By Unknown on Woensdag 30 Oktober 2013 | 17:21

 Kita ketahui bahwa pendidikan bukanlah sekedar sebuah kewajiban yang harus kita laksanakan, lebih dari itu pendidikan merupakan sebuah kebutuhan. Dimana dengan pendidikan, manusia akan lebih berkembang dan berkembang. Dengan itu, pendidikan jelas memberi manfaat yang besar bagi manusia. Pendidikan tak hanya sebatas pelajaran yang didapat di dalam kelas ketika guru sedang menerangkan, tetapi pendidikan juga mencangkup pengembangan pribadi dari segi melatih kemandirian, rasa tanggung jawab dan kejujuran dan tentunya tidak hanya berlangsung di dalam kelas.

    Tujuan pendidikan itu sendiri beragam, dapat dibilang tergantung pandangan pribadi masing-masing individu terhadap pendidikan itu sendiri, ada yang memandang pendidikan adalah sebagai sebuah alat transportasi untuk membawanya kepada cita-citanya, ada yang memandang pendidikan sebagai sarana untuk menadapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, ada pula yang memandang pendidikan yang baik dapat memperbaiki status kerjanya, sehingga dapat menunjangnya untuk mendapatakan pekerjaan yang nyaman.

    Terlepas dari pandangan itu semua, ternyata pendidikan adalah sesuatu hal yang luar biasa penting. Ya, tentu sebenarnya tujuan utama adanya pendidikan adalah untuk mendapatkan ilmu. Kita semua setuju bahwa pendidikan akan membawa kita pada hal yang lebih baik. Dari ilmu yang telah kita dapat tentu itu akan berdampak banyak bagi pribadi diri kita, selain menambah pengetahuan dalam bidang akademik, pendidikan pun membentuk mental kita menjadi seseorang yang lebih hebat. Karena terdapat banyak nilai-nilai pada proses pendidikan, baik nilai etika, keagamaan, sosial dan lainnya.

    Dapat kita bayangkan apabila di Indonesia semua masyarakatnya memperdulikan dan mementingkan pendidikan, tentu bangsa Indonesia tidak akan mudah untuk terbawah oleh arahan pembodohan bangsa lain, serta bangsa Indonesia akan bisa bangkit dan menjadi negara yang maju dengan pendidikan. Apalagi jika melihat dengan cangkupan dalam negeri, apabila pendidikan dapat dilaksanakan dengan baik dan pendidikan dapat didapatkan oleh semua masyarakat, tentu saja permasalahan-permasalahan pada roda pemerintahan Indonesia dapat berkurang, karena telah disebutkan di atas bahwa pendidikan juga mengajarkan berbagai nilai-nilai moral. Pendidikan merupakan faktor utama, pendidikan merupakan pilar dari tercapainya sebuah negara yang besar.

    Sejauh ini kita membahas tentang pendidikan, apa sebenarnya pengertian dari pendidikan itu sendiri? Menurut seorang penulis pengantar pendidikan, Mudyaharjo, yang dimaksud “pendidikan yakni upaya dasar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, serta pemerintah, dengan melalui pengajaran atau latihan, kegiatan bimbingan, yang berlangsung di dalam sekolah dan di luar sekolah sepanjang hidupnya, yang bertujuan untuk mempersiapkan anak didik supaya mampu memainkan peranan pada berbagai kondisi lingkungan hidup dengan tepat di waktu yang akan datang”.

    Jika kita kaji lebih dalam, pendidikan ternyata terbagi dalam beberapa jenis; pendidikan formal, non-formal dan informal. Pendidikan yang selama ini kita enyam di bangku sekolah merupakan pendidikan yang bersifat formal, sedangkan pendidikan yang diberikan di tempat kursus, baik itu kursur musik, pelajaran atau bahasa asing merupakan pendidikan yang bersifat nonformal, dan yang terakhir pendidikan informal, yaitu mencangkup pendidikan keluarga dan lingkungan. Jadi cukup jelas bahwa yang dimaksud sebagai pendidikan bukan hanya sebatas pemberian materi di dalam kelas.

    Permasalahan saat ini adalah, kebanyakan para orangtua siswa menyerahkan seluruh kewajiban mereka dalam mendidik anak kepada sekolah, khususnya kepada guru. Mereka menyekolahkan anak-anak mereka, selepas itu mereka jarang melaksanakan pendidikan informal di dalam keluarga, yakni penanaman nilai-nilai yang tidak anak dapatkan ketika di sekolah. Lebih dari itu, bahkan di beberapa wilayah di Indonesia, bagi para orang tua pun sangat sulit untuk menyekolahkan anak-anaknya, karena wilayah yang terpencil dan sulit tersentuh pemerintah untuk mendirikan sekolah. Hal tersebut merupakan permasalahan yang memprihatinkan mengingat betapa pentingnya pendidikan dan saat ini pemerintah pun masih terus mencari solusi yang benar-benar efektif untuk mengatasi hal ini.

    Sebagai seorang mahasiswa, apa yang harus kita lakukan adalah dengan bersungguh-sunguh belajar dan menuntut ilmu, khususnya sebagai seorang calon guru yang nantinya akan berhadapan langsung dan terjun dalam dunia pendidikan sebagai penyampai ilmu. Sehingga alangkah baik apabila kita dapat menyampaikan ilmu kepada murid kita dengan benar dan efektif, dan dapat mencetak generasi-generasi yang lebih cemerlang baik dalam akademik maupun moral.

    Tanpa disadari, perkembangan zaman yang pesat telah membuat persaingan semakin kompetitif, tidak hanya di dalam namun juga di luar Indonesia. Kini sudah bukan saatnya memperjuangkan bangsa Indonesia dengan berperang membawa bambu runcing atau senjata lainnya. Sekarang saatnya seluruh generasi bangsa mempertahankan kemerdekaan dan ikut membangun Indonesia. Mari dukung dan laksanakan pendidikan dengan baik. Bangun Indonesia yang besar dengan terus meningkatkan pendidikan dan menerapkannya sesuai dengan ajaran-ajaran kebenaran.
Share this article :

0 komentar:

Plaas 'n opmerking