Latest Post

Faktor- Faktor Penyabab korupsi

Written By Unknown on Dinsdag 24 September 2013 | 21:36

Menurut informasi yang saya dapat dari berbagai media bahwa korupsi terjadi karena di sebabkan hal-hal sebagai berikut:

  • Keadaan ekonomi yang mendesak, akibat krisis ekonomi sehingga mempengaruhi tingkat ekonomi orang perorangan.
  • Adanya kesempatan atau peluang untuk melakukan tindakan korupsi.
  • Lemahnya penegak hukum, sehingga menimbulkan keberanian bagi pelaku.
  • Lemahnya pengawasan sehingga penyimpangan-penyimpangan yang ada tidak dapat di ketahui dengan segera dan diproses secara hukum.
  • System manajemen yang lemah, sehingga memudahkan terjadinya penyimpangan.
  • Tidak adanya rasa kepedulian terhadap sesame manusia.
  • Pergaulan dan lingkungan.
  • Harta diartikan sebagai penguasa.
  • Miskin rohani  atau kurangnya penghayatan terhadap ajaran agama.
  • Godaan nafsu (kenikmatan sesaat)

KORUPSI MERUPAKAN PENYAKIT MENTAL


          Korupsi adalah perilaku yang menentang moral atau melawan dengan norma kebenaran yang mutlak. Mental merupakan sikap yang ada pada diri mausia yang sangat mudah sekali tergoda oleh hal-hal yang sangat menarik atau menjanjikan walau hanya dalam angan-angan. Korupsi akan terjadi dalam segala hal tidak hanya terjadi pada bidang materi atau keuangan, tetapi mencakup keuangan segi-segi kehidupan yang lain, misalya waktu, hak orang lain, kewajiban dan tanggung jawab orang lain.
Saat kita mendengar dari berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik seperti radio dan televise mengenai kasus korupsi di Negara kita ini.  Korupsi terjadi hampir di semua instansi, baik penagak hukum, pengawas pemerintahan DPR maupun pemerintah itu sendiri. Yang mengakibatkan kerugian Negara mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah. 

Kalua kita amati dan teliti mereka bukanlah orang yang tidak mengetahui aturan hukum atau kurang pendidikanya. Bahkan tidak sedikit dari para koruptor ini yang memiliki pendidikan tinggi dan mempunyai kedudukan tinggi. Hal seperti inilah yang memunculkan pertanyaan kearah lingkup agama, tetapi kita juga ketahui bahwa Indonesia adalah Negara yang memiliki penduduk yang wajib beragama. Dimana semua agama yang di anut di Negara kita ini megajarkan umatnya untuk hidup jujur dan selalu ingat pada sang pencipta Tuhan Yang Maha Esa. 

Perbuatan korupsi sungguh mengecam kepribadian bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa religion, dimana wabah penyakit mental (korupsi) ini semakin menular kedalam semua lapisan kehidupan masyarakat, kelembagaan swasta, terlelih pemerintah pada tingkat keluarga maupun induvidu.