Sistem politik yang kerap berganti ditengarai sebagai penyebab tidak berkembangnya Indonesia sebagai sebuah negara merdeka.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengemukakan, persoalan dasar yang dialami bangsa Indonesia adalah tanggung jawab dalam melakukan pekerjaan yang tidak pernah tuntas karena selalu berganti sistem maupun kebijakan.
Menurut Arbi, bangsa Indonesia setidaknya sudah melewati tiga kali revolusi besar yakni di tahun 1945, 1966, dan 1998. Namun, revolusi itu selalu berujung dengan bergantinya sistem politik maupun pemerintahan sehingga memulai semuanya dari nol lagi.
Kita sudah banyak pengalaman, tapi tidak bisa mana yang harus dilanjutkan, mana yang harus diperbaiki. Selalu ganti sistem dan mulai dari nol lagi. Bagaimana kalau lembaga penguasa negara saling tidak bekerjasama. Tidak akan ada yang bisa dihasilkan.
Arbi mengatakan, bangsa Indonesia selalu bersikap tanggung dan tidak fokus dalam memperbaiki keadaan. Akibatnya, persoalan yang ada tidak pernah terselesaikan, dan justru bertambah banyak dengan persoalan lain. Ditambah lagi dengan cara masyarakat yang hanya melihat popularitas pemimpin dalam menentukan pilihan, tanpa memperhatikan kualitas dan kapabilitas pemimpin itu.
"Sistem politik kita biang kerok, ini yang selalu membuat kegagalan dalam negara. Ada persaingan yang tidak sehat, sehingg apresiden dan DPR juga tidak bisa bekerja dalam sistem," katanya.
Lebih jauh, Arbi mencontohkan, carut marutnya sistem politik di Indonesia dapat dilihat dari adanya partai yang berada di lingkaran koalisi pemerintah tetapi bersikap menjadi oposisi.
Ini kekacauan sistem. Sistem semi presidensial sekarang sudah dicoba selama 15 tahun, tapi tidak berhasil juga. Lebih baik dikembalikan ke UUD 1945 seperti jamannya Soekarno dan Soeharto.
Sumber: politik.rmol
Sistem Politik Kerap Berganti Biang Kerok Kegagalan Bernegara
Written By Unknown on Donderdag 17 Oktober 2013 | 04:17
Related Games
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Teken in op:
Plaas opmerkings (Atom)
Mantap Gan...
AntwoordVee uitLanjutkan Berkreasi,,
Kunjungi juga Blog Ane gan,, http://hindudamai.blogspot.com/